Hal yang kupikirkan saat itu adalah caraku untuk menghapus bersih segala kejenuhan yang bercokol dalam diriku, dan akhirnya kudapatkkan suatu itu. NGENET! membuka dunia yang lebih luas sepertinya merupakan hal yang baik saat-saat seperti ini.
Sesampainya di Warnet terjauh, aku langsung membuka jejaring sosial (facebook) Posting reeeek, berikut postingannya:
akh..
tak perlu ku katakan panjang lebar tentang semua ini, sempurna sudah segala bentuk penyiksaan yang ku dapat, sakit tak terperi bahkan obat tak terbeli, hingga aku dapat pinjaman, yang ku benci, banyak teman yang tak mengerti, untuk sekedar berbagi kasih, dan aku berbagi perih agar tak terlalu beban. Bahkan, mreka ...malah memamerkan tawanya dihadapanku yang menambah penyiksaan.
Beberapa hari kemudian aku kembali berinteraksi dengan internet, dan ternyata terdapat beberapa komentar yang cukup membuatku terkesan:
ksian amat ci u luk,,
Udh blik be lg k'jkrta....... Lukman Hakim Al-Bayoran yah...sama bae kalo balik mah, ttp dikurung!
g da bebasnya idup w mah!
Thoha Mahsun sebegitukah penderitaanmu saat ini......? ck ck ck dik hanik gmn....? dia gak melindungi dari kesusah payahanmu saat ....?
Gatezz Cadillac lg u mau aj ci d'krung......?
Lukman Hakim Al-Bayoran yah...mo gmn lagi?? demi kepatuhanku, terhadap yang HARUS kupatuhi...
Penderitaanku, bahkan saat ini aku divonis sebagai korban busung lapar oleh teman-teman, karena mengganti foto profilku, berikut fotonya:
semoga saja penderitaan ini berakhir, dan Tuhan Yang Maha Penyayang itu memberikanku hidayah dan rizkinya agar tak banyak kasus BUSUNG LAPAR di negeri ini...
(Ammpuuuuuuun, ini postingan jaman aAAaalLLllaaaAAayyYyYY !!!!)
-_- buat pembelajaran idup aja daah.




0 komentar:
Posting Komentar